Mengenal Jenis Popok/Celana Bayi
Pemilihan jenis popok bergantung pd kenyamanan, biaya, dan perhatian anda terhadap ekologi, serta faktor kulit bayi.
Hal penting yang perlu diperhatikan adalah popok itu mudah digunakan orangtua, nyaman dan aman untuk kulit bayi Anda, dan ramah lingkungan.
Jenis-jenis Popok yang beredar di pasaran:
Popok/Celana Kain

Ini adalah jenis yang paling tradisional. Popok kain hanya berupa selembar kain katun yang ditangkupkan menutupi bagian bawah tubuh bayi kemudian diikat dengan tali di sampingnya atau dikaitkan dengan peniti.
Walaupun tradisional, namun popok/celana kain masih banyak diminati. Popok/celana kain untuk digunakan sehari-hari harganya relatif murah (berkisar 2000-5000 rupiah per lembar). Popok/celana ini juga efektif untuk menghindarkan bayi dari ruam popok. Karena ibu akan segera tahu jika popok basah atau kotor, sehingga bisa segera mengganti. Bayi pun terjaga kebersihan, kenyamanan dan kesehatan kulitnya. Popok/celana ini biasanya masih bisa digunakan untuk kelahiran berikutnya.
Tentu saja konsekuensinya adalah cucian menumpuk. Tidak hanya cucian dari pakaian bayi, namun juga sprei dan pakaian kita. Hal ini memang cukup merepotkan.
Popok/Celana Plastik

Popok/celana plastik ini bentuknya sama dengan popok/celana biasa, hanya bahannya terbuat dari plastik yang tipis.
Popok/celana ini berguna sebagai lapisan luar dari popok kain atau lampin, agar pup atau pipis hanya membasahi kain di dalamnya, tidak tembus keluar. Sehingga kasur atau pakaian kita tidak ikut kotor ketika menggendongnya. Popok/celana plastik bisa dipakai berulangkali dan mudah dibersihkan. Tinggal dilap saja tanpa perlu dicuci.
Kekurangannya, kita harus rajin memeriksa apakah si kecil pipis atau pup karena tidak langsung tampak dari luar. Jika kita hafal jadwal pipis dan pup si kecil, tentu sangat membantu. Dan kain bagian dalamnya harus segera diganti agar terhindar dari ruam popok. Popok plastik hanya bertahan hingga 6 bulan, karena plastik tipisnya lama-kelamaan akan robek. Sedangkan celana plastik biasanya bisa digunakan untuk kelahiran berikutnya.
Biasanya popok plastik berukuran all size dan cenderung besar, sehingga tidak terbatas oleh berat badan bayi. Harganya bervariasi tergantuk merek, sekitar 1700-3000 per lembar.
Sedangkan celana plastik biasa hadir dalam berbagai ukuran dengan harga 10-25 ribu rupiah.
Popok Sekali Pakai

Popok sekali pakai atau disposable diaper sangat banyak digunakan karena praktis.
Terdapat berbagai harga tergantung merek, ukuran dan kualitas, berkisar 1000-2200 rupiah per buah. Ini tentu cukup mahal karena sekali pakai lalu buang. Selain itu, zat kimia di dalamnya dapat menyebabkan alergi dan ruam popok.
Cloth Diaper

Cloth Diaper disebut juga reusable diaper atau washable diaper. Merupakan inovasi baru untuk mengatasi sampah dari popok sekali pakai yang menumpuk.
Popok ini memiliki lapisan luar yang antibocor. Ada yang dari plastik, ada juga yang berpori. Ia juga dilengkapi dengan lampin berdaya serap tinggi untuk 3-10 kali basahan. Sesuai namanya, popok dan lampinnya dapat dicuci kembali. Popoknya dapat digunakan kembali untuk kelahiran berikutnya. Dan lampinnya dapat digunakan hingga 3 minggu.
Harga popoknya yang bermerk sekitar 195-200 ribu rupiah, biasanya berukuran all size. Dengan lampin berharga 60 ribu rupiah per lembar.
Sedangkan versi murahnya tersedia dalam berbagai ukuran dengan harga sekitar 16-50 ribu. Dengan lampin berharga 4000 rupiah per lembar.
-
Recent
-
Links
-
Archives
- March 2009 (1)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS